Seringkali pengguna menemukan file dokumen Word berubah menjadi ekstensi .exe tanpa diduga.
Masalah ini dapat mengganggu produktivitas dan menimbulkan kekhawatiran tentang keamanan data.
Beberapa malware menyamar sebagai file Word dan mengubah ekstensi menjadi .exe untuk menyebarkan virus.
Selain itu, kesalahan pada sistem operasi atau program konversi yang tidak stabil dapat memicu perubahan ekstensi secara otomatis.
Pengguna yang mengunduh template atau add‑in dari sumber tidak terpercaya juga berisiko mengalami hal serupa.
Kesalahan pada registri Windows yang mengaitkan tipe file .docx dengan program eksekusi dapat menjadi pemicu tambahan.
Langkah pertama adalah memastikan file tersebut tidak mengandung kode berbahaya dengan melakukan pemindaian antivirus.
Setelah dipastikan bersih, ubah kembali ekstensi file secara manual ke .docx atau .doc.
Setelah berhasil membuka, simpan kembali dokumen dengan format .docx standar untuk menghindari konflik ekstensi.
Langkah akhir adalah memindai kembali seluruh komputer untuk memastikan tidak ada sisa malware yang dapat mengubah file lain.

Berbagai program dapat membantu memulihkan file yang mengalami perubahan ekstensi.
Microsoft Word memiliki fitur internal untuk memperbaiki file korupsi secara otomatis.
Pilihlah perangkat lunak yang memiliki ulasan positif dan dukungan pembaruan rutin.
Pastikan semua aplikasi selalu diperbarui agar kompatibilitas dengan format terbaru terjaga.
Selalu unduh template atau add‑in hanya dari situs resmi atau yang memiliki reputasi terpercaya.
Aktifkan proteksi real‑time pada antivirus untuk mendeteksi perubahan ekstensi secara instan.
Jaga kebersihan sistem dengan membersihkan file sementara dan registri yang tidak terpakai secara berkala.
Dengan kebiasaan tersebut, risiko file Word berubah menjadi .exe dapat diminimalisir secara signifikan.
Menghadapi file Word yang berubah menjadi EXE memang menakutkan, namun dengan prosedur pemindaian, perubahan ekstensi manual, dan penggunaan alat perbaikan, dokumen dapat dipulihkan.
Implementasi langkah pencegahan yang tepat akan melindungi data Anda dari ancaman serupa di masa depan.