
Halo teman-teman kelas 4 yang hebat! Pernahkah kalian membayangkan apa yang akan terjadi besok? Atau apa yang akan kalian lakukan saat liburan nanti? Nah, untuk membicarakan hal-hal yang akan terjadi di masa depan, kita punya satu alat keren dalam bahasa Inggris, yaitu Future Tense.
Di kelas 4 ini, kita akan belajar lebih dalam tentang Future Tense. Jangan khawatir, ini bukan pelajaran yang sulit kok! Kita akan menjelajahinya dengan cara yang menyenangkan, penuh contoh, dan bahkan dengan sedikit permainan kata. Siap untuk berpetualang ke dunia masa depan? Mari kita mulai!
Bayangkan sebuah garis waktu. Ada masa lalu (apa yang sudah terjadi), masa sekarang (apa yang sedang terjadi), dan masa depan (apa yang akan terjadi). Future Tense adalah cara kita berbicara tentang apa yang akan terjadi di masa depan. Ini seperti kita melihat ke depan dan menebak atau merencanakan sesuatu.
Dalam bahasa Indonesia, kita sering menggunakan kata "akan" untuk menunjukkan masa depan. Contohnya: "Besok akan hujan," atau "Nanti malam aku akan belajar." Nah, dalam bahasa Inggris, ada beberapa cara untuk menyatakan hal yang sama. Yang paling umum dan paling mudah dipelajari untuk kelas 4 adalah menggunakan "will".

"Will" adalah kata kerja bantu (auxiliary verb) yang paling sering kita gunakan untuk membentuk Future Tense. Cara pakainya sederhana:
Subjek + will + Verb 1 (kata kerja dasar)
Mari kita lihat beberapa contoh agar lebih jelas:
I will play football tomorrow.
(Saya akan bermain sepak bola besok.)
She will eat pizza for dinner.
(Dia (perempuan) akan makan pizza untuk makan malam.)
They will go to the beach next week.
(Mereka akan pergi ke pantai minggu depan.)
He will study for the exam.
(Dia (laki-laki) akan belajar untuk ujian.)
The cat will sleep on the sofa.
(Kucing itu akan tidur di sofa.)
Perlu diingat: Kata kerja setelah "will" tidak berubah. Bentuknya tetap kata kerja dasar. Jadi, bukan plays, bukan eating, tapi tetap play dan eat.
Bagaimana kalau kita ingin mengatakan sesuatu tidak akan terjadi di masa depan? Sangat mudah! Kita tinggal menambahkan "not" setelah "will".
Subjek + will + not + Verb 1
Atau, kita bisa menggunakan bentuk singkatannya yang lebih umum: won’t.
Subjek + won’t + Verb 1
Yuk, kita ubah contoh-contoh tadi menjadi bentuk negatif:
I will not play football tomorrow. (atau I won’t play football tomorrow.)
(Saya tidak akan bermain sepak bola besok.)
She will not eat pizza for dinner. (atau She won’t eat pizza for dinner.)
(Dia (perempuan) tidak akan makan pizza untuk makan malam.)
They will not go to the beach next week. (atau They won’t go to the beach next week.)
(Mereka tidak akan pergi ke pantai minggu depan.)
He will not study for the exam. (atau He won’t study for the exam.)
(Dia (laki-laki) tidak akan belajar untuk ujian.)
The cat will not sleep on the sofa. (atau The cat won’t sleep on the sofa.)
(Kucing itu tidak akan tidur di sofa.)
Perhatikan bahwa "won’t" terdengar lebih alami dalam percakapan sehari-hari.
Ingin bertanya tentang apa yang akan terjadi? Kita bisa memindahkan "will" ke depan kalimat.
Will + Subjek + Verb 1?
Dan jawaban singkatnya:
Contohnya:
Will you play football tomorrow?
(Apakah kamu akan bermain sepak bola besok?)
Will she eat pizza for dinner?
(Apakah dia (perempuan) akan makan pizza untuk makan malam?)
Will they go to the beach next week?
(Apakah mereka akan pergi ke pantai minggu depan?)
Will he study for the exam?
(Apakah dia (laki-laki) akan belajar untuk ujian?)
Will the cat sleep on the sofa?
(Apakah kucing itu akan tidur di sofa?)
Kita menggunakan "will" untuk beberapa tujuan, di antaranya:
Membuat Prediksi (Ramalan): Ketika kita menebak atau berpendapat tentang apa yang akan terjadi di masa depan.
Mengungkapkan Keputusan Spontan (Tiba-tiba): Ketika kita memutuskan sesuatu saat itu juga, bukan rencana yang sudah dibuat sebelumnya.
Menawarkan Bantuan: Ketika kita menawarkan untuk melakukan sesuatu untuk orang lain.
Berjanji: Ketika kita berjanji akan melakukan sesuatu.
Agar kita lebih mudah mengenali kapan suatu kalimat menggunakan Future Tense, ada beberapa kata atau frasa yang sering muncul bersamanya. Ini disebut "time signals".
Beberapa time signals yang umum untuk Future Tense adalah:
Contoh dengan time signals:
Sekarang, mari kita coba beberapa latihan agar pemahaman kita semakin kuat.
Latihan 1: Lengkapi Kalimat dengan "will" atau "won’t"
Jawaban Latihan 1:
Latihan 2: Ubah Kalimat Menjadi Bentuk Pertanyaan
Ubah kalimat-kalimat berikut menjadi bentuk pertanyaan menggunakan Future Tense.
Jawaban Latihan 2:
Latihan 3: Tulis Kalimat Masa Depanmu!
Sekarang giliranmu untuk berkreasi! Tulis 5 kalimat tentang rencanamu untuk minggu depan menggunakan Future Tense dengan "will". Gunakan time signals jika perlu.
Contoh:
Tuliskan di buku tulismu ya!
Selain "will", ada satu lagi cara umum untuk berbicara tentang masa depan, yaitu menggunakan "be going to". Ini biasanya digunakan untuk rencana yang sudah pasti atau sesuatu yang kita lihat tanda-tandanya akan terjadi.
Rumusnya: Subjek + am/is/are + going to + Verb 1
Contoh:
Meskipun "be going to" juga penting, fokus utama kita di kelas 4 ini adalah memahami Future Tense dengan "will" agar lebih mudah dan tidak bingung. Nanti di kelas yang lebih tinggi, kalian akan belajar lebih banyak tentang "be going to".
Belajar Future Tense itu penting karena:
Nah, teman-teman kelas 4, sekarang kalian sudah lebih mengenal Future Tense dengan "will". Ingat, "will" adalah teman baik kita untuk berbicara tentang apa yang akan terjadi. Gunakan rumus Subjek + will + Verb 1 untuk kalimat positif, dan jangan lupa "won’t" untuk kalimat negatif. Untuk bertanya, pindahkan "will" ke depan.
Teruslah berlatih, gunakan Future Tense dalam percakapan sehari-hari (meskipun dalam hati atau saat menulis), dan jangan takut untuk membuat kesalahan. Kesalahan adalah bagian dari belajar!
Mari kita sambut masa depan dengan semangat dan kalimat-kalimat bahasa Inggris yang keren. Teruslah belajar, teruslah bertanya, dan yang terpenting, teruslah bersenang-senang dengan bahasa Inggris! Sampai jumpa di pelajaran berikutnya!
Catatan untuk Guru/Orang Tua: