
Halo Adik-adik kelas 4! Pernahkah kalian mendengar tentang FPB dan KPK? Mungkin terdengar seperti kode rahasia matematika yang rumit, tapi jangan khawatir! Sebenarnya, FPB dan KPK adalah dua konsep yang sangat penting dan menyenangkan untuk dipelajari. Memahami keduanya akan membuat kalian lebih jago dalam menyelesaikan berbagai soal matematika, terutama yang berkaitan dengan perkalian dan pembagian.
Artikel ini akan menjadi teman setia kalian dalam menjelajahi dunia FPB dan KPK. Kita akan membahas apa itu FPB dan KPK, bagaimana cara mencarinya, serta menyajikan contoh soal yang sering muncul di kelas 4 beserta pembahasan lengkapnya. Siap untuk petualangan matematika yang seru? Ayo kita mulai!
Sebelum kita masuk ke soal-soal, mari kita kenali dulu siapa sih FPB dan KPK itu.
1. FPB: Faktor Persekutuan Terbesar
![]()
Jadi, FPB (Faktor Persekutuan Terbesar) dari dua bilangan atau lebih adalah bilangan bulat positif terbesar yang dapat membagi habis semua bilangan tersebut tanpa sisa.
Contoh Sederhana:
Mari kita cari FPB dari 12 dan 18.
Faktor persekutuan (faktor yang sama) dari 12 dan 18 adalah: 1, 2, 3, 6.
Dari faktor persekutuan tersebut, yang terbesar adalah 6.
Jadi, FPB dari 12 dan 18 adalah 6.
2. KPK: Kelipatan Persekutuan Terkecil
Jadi, KPK (Kelipatan Persekutuan Terkecil) dari dua bilangan atau lebih adalah bilangan bulat positif terkecil yang merupakan kelipatan dari semua bilangan tersebut.
Contoh Sederhana:
Mari kita cari KPK dari 4 dan 6.
Kelipatan persekutuan (kelipatan yang sama) dari 4 dan 6 adalah: 12, 24, …
Dari kelipatan persekutuan tersebut, yang terkecil adalah 12.
Jadi, KPK dari 4 dan 6 adalah 12.
Di kelas 4, biasanya ada dua metode utama yang diajarkan untuk mencari FPB dan KPK:
A. Menggunakan Daftar Faktor (untuk FPB) dan Daftar Kelipatan (untuk KPK)
Metode ini paling mudah dipahami karena langsung menggunakan definisi. Cocok untuk bilangan-bilangan kecil.
B. Menggunakan Pohon Faktor (Faktorisasi Prima)
Metode ini lebih efisien, terutama untuk bilangan yang lebih besar. Cara kerjanya adalah dengan memecah bilangan menjadi faktor-faktor primanya.
Langkah-langkah menggunakan Pohon Faktor:
Membuat Pohon Faktor:
Menentukan Faktorisasi Prima:
Mencari FPB (menggunakan Pohon Faktor):
Mencari KPK (menggunakan Pohon Faktor):
Mari kita berlatih dengan beberapa soal!
Soal 1 (FPB)
Tentukan FPB dari 24 dan 36!
Pembahasan:
Kita bisa menggunakan dua cara:
Cara 1: Daftar Faktor
Faktor persekutuan dari 24 dan 36 adalah: 1, 2, 3, 4, 6, 12.
Faktor persekutuan terbesar adalah 12.
Jadi, FPB dari 24 dan 36 adalah 12.
Cara 2: Pohon Faktor
Pohon Faktor 24:
24
/
2 12
/
2 6
/
2 3
Faktorisasi prima dari 24 = 2 x 2 x 2 x 3 = 2³ x 3
Pohon Faktor 36:
36
/
2 18
/
2 9
/
3 3
Faktorisasi prima dari 36 = 2 x 2 x 3 x 3 = 2² x 3²
Sekarang kita cari FPB:
Jawaban Soal 1: FPB dari 24 dan 36 adalah 12.
Soal 2 (KPK)
Tentukan KPK dari 8 dan 10!
Pembahasan:
Cara 1: Daftar Kelipatan
Kelipatan persekutuan dari 8 dan 10 adalah: 40, 80, …
Kelipatan persekutuan terkecil adalah 40.
Jadi, KPK dari 8 dan 10 adalah 40.
Cara 2: Pohon Faktor
Pohon Faktor 8:
8
/
2 4
/
2 2
Faktorisasi prima dari 8 = 2 x 2 x 2 = 2³
Pohon Faktor 10:
10
/
2 5
Faktorisasi prima dari 10 = 2 x 5
Sekarang kita cari KPK:
Jawaban Soal 2: KPK dari 8 dan 10 adalah 40.
Soal 3 (FPB dan KPK Gabungan)
Tentukan FPB dan KPK dari 15 dan 20!
Pembahasan:
Kita akan menggunakan metode pohon faktor karena lebih efisien.
Pohon Faktor 15:
15
/
3 5
Faktorisasi prima dari 15 = 3 x 5
Pohon Faktor 20:
20
/
2 10
/
2 5
Faktorisasi prima dari 20 = 2 x 2 x 5 = 2² x 5
Mencari FPB:
Mencari KPK:
Jawaban Soal 3:
Soal 4 (Soal Cerita FPB)
Ibu memiliki 18 buah apel dan 24 buah jeruk. Ibu ingin membagikan buah-buahan tersebut ke dalam beberapa kantong plastik. Setiap kantong plastik berisi apel dan jeruk dengan jumlah yang sama untuk setiap jenis buah. Berapa jumlah kantong plastik terbanyak yang bisa ibu buat?
Pembahasan:
Soal ini meminta kita mencari jumlah kantong plastik terbanyak yang bisa dibuat dengan apel dan jeruk yang sama jumlahnya di setiap kantong. Ini berarti kita perlu mencari faktor persekutuan terbesar dari jumlah apel dan jumlah jeruk.
Kita cari FPB dari 18 dan 24.
Menggunakan Pohon Faktor:
Pohon Faktor 18:
18
/
2 9
/
3 3
Faktorisasi prima dari 18 = 2 x 3²
Pohon Faktor 24:
24
/
2 12
/
2 6
/
2 3
Faktorisasi prima dari 24 = 2³ x 3
Mencari FPB:
Jumlah kantong plastik terbanyak yang bisa ibu buat adalah 6 kantong.
Jika ibu membuat 6 kantong, maka setiap kantong akan berisi:
Jawaban Soal 4: Jumlah kantong plastik terbanyak yang bisa ibu buat adalah 6 kantong.
Soal 5 (Soal Cerita KPK)
Adi pergi ke perpustakaan setiap 3 hari sekali. Budi pergi ke perpustakaan setiap 4 hari sekali. Jika pada hari Senin mereka pergi ke perpustakaan bersama-sama, kapan mereka akan pergi ke perpustakaan bersama-sama lagi?
Pembahasan:
Soal ini menanyakan kapan Adi dan Budi akan bertemu lagi di perpustakaan. Artinya, kita perlu mencari kelipatan persekutuan terkecil dari jarak mereka pergi ke perpustakaan.
Kita cari KPK dari 3 dan 4.
Menggunakan Pohon Faktor (atau Daftar Kelipatan):
4
/
2 2
Faktorisasi prima dari 4 = 2²
Mencari KPK:
Jadi, mereka akan bertemu lagi di perpustakaan setelah 12 hari.
Karena mereka bertemu pada hari Senin, maka 12 hari setelah Senin adalah:
Senin + 12 hari = Minggu.
Jawaban Soal 5: Mereka akan pergi ke perpustakaan bersama-sama lagi pada hari Minggu.
Memahami FPB dan KPK bukan hanya untuk menyelesaikan soal di buku. Konsep ini sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari, misalnya:
Nah, Adik-adik kelas 4, bagaimana? Ternyata FPB dan KPK tidak semenakutkan yang dibayangkan, bukan? Dengan pemahaman yang baik dan latihan yang cukup, kalian pasti bisa menguasai materi ini. Ingatlah bahwa matematika itu menyenangkan dan penuh dengan kegunaan di kehidupan kita. Teruslah belajar, berlatih, dan jangan pernah menyerah! Semangat!